Pelanggan YouTube Premium Bisa Aktifkan Picture-in-Picture di iPhone

Menonton video YouTube dalam mode PiP di iPhone adalah sesuatu yang sudah lama diinginkan oleh sebagian besar dari kita.

Sayangnya, Google telah menjauhkan fitur populer ini dari jangkauan pengguna iOS, termasuk pelanggan premium, untuk alasan yang paling dikenal.

Namun, penantian panjang telah berakhir untuk semua pengguna YouTube Premium karena mereka sekarang dapat menggunakan mode gambar-dalam-gambar (PiP) YouTube di iPhone.

Pada Juni di tahun lalu, Youtube mengumumkan akan membawa kemampuan Picture in Picture pada IOS. Fitur yang banyak dinanti oleh pengguna IOS ini kelihatannya telah tersedia.

Walau begitu, fitur picture in picture ini hanya hadir dalam waktu terbatas bagi pengguna Youtube Premium. Lalu, bagaimana cara mencobanya?

Jika kalian merupakan pelanggan Youtube yang menggunakan perangkat iPhone atau iPad, kalian bisa membuak web browser dan masuk ke www.youtube.com/new.

Lalu, kalian bisa gulirkan layar ke bawah atau scroll down untuk menemukan Picture in Picture on IOS dan mengklik Try it Out atau Aktifkan.

Nantinya, pengguna akan diminta untuk masuk ke akun. Lalu, saat menonton Youtube, pengguna bisa keluar dari aplikasi menggunakan tombol Home atau geser ke atas. Pengguna pun bisa menikmati Picture in Pictrue Youtube walaupun sedang membuka aplikasi lain.

Selanjutnya disebutkan pula, mengunci layar iPhone saat sedang menonton YouTube dengan Picture-in-Picture akan menjeda video. Pengguna bisa kembali melanjutkan tontonan melalui kontrol media pada lockscreen.

Sejumlah pengguna perangkat iOS yang berlangganan YouTube Premium sudah bisa mencoba fitur Picture-in-Picture di iPad dan iPhone.

Namun, ada pula yang mengaku belum bisa menjajalnya. Ada yang menyelesaikan masalah dengan menghapus aplikasi YouTube kemudian memasangnya kembali.

YouTube mengatakan, fitur Picture-in-Picture untuk pelanggan Premium akan tersedia hingga 31 Oktober. Saat ini tidak diketahui apa yang bakal terjadi setelah tanggal tersebut.

Mungkin saja YouTube akan menghadirkan fitur Picture-in-Picture seperti yang dijanjikan pada semua pengguna, bukan hanya mereka yang berlangganan Premium.

Sebelumnya, YouTube melaporkan telah menghapus satu juta video karena dianggap menampilkan misinformasi Covid-19 yang membahayakan sejak 2020.

“Misinformasi telah berpindah dari marginal ke mainstream,” kata Chief Product Officer Youtube Neal Mahon dalam blog-nya, dilansir dari Engadget, Jumat 27 Agustus 2021.

Tidak lagi terbatas pada dunia tertutup dari para penyangkal Holocaust atau kebenaran 9-11, sekarang meluas ke setiap aspek masyarakat, terkadang merobek komunitas dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.

Meski begitu, para eksekutif YouTube juga berpendapat bahwa “konten buruk” hanya menyumbang sebagian kecil dari keseluruhan konten di platform berbagi video tersebut.